BANDAR LAMPUNG — Alhamdulillah, kegiatan silaturahmi sekaligus wawancara dengan Ade Manset Yudanto, selaku penanggung jawab program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi di Jalan Tamin, Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung, berlangsung dengan baik.
Pertemuan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya sejumlah jurnalis untuk memberikan informasi yang berimbang kepada masyarakat terkait adanya perbincangan hangat mengenai pelaksanaan program MBG di lokasi tersebut.
Jurnalis yang tergabung dari beberapa media, di antaranya Joni/Buyung/Dadang, turun langsung ke lokasi untuk melakukan konfirmasi dan menggali informasi dari pihak yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan program MBG.
Langkah tersebut dilakukan agar berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat tidak menimbulkan kesalahpahaman. Para jurnalis menilai, setiap informasi yang menjadi perhatian publik perlu dikonfirmasi langsung kepada pihak terkait sebelum disampaikan kepada masyarakat.
Dalam wawancara tersebut, Ade Manset Yudanto selaku penanggung jawab MBG di Jalan Tamin memberikan klarifikasi mengenai perbincangan yang sebelumnya beredar di kalangan masyarakat.
Menurut Ade, informasi atau perbincangan yang dimaksud tersebut tidak benar adanya. Ia menyampaikan penjelasan tersebut secara langsung kepada para jurnalis saat dilakukan wawancara di lokasi.
Klarifikasi tersebut menjadi bagian penting dalam pemberitaan agar masyarakat mendapatkan informasi dari kedua sisi dan tidak hanya berdasarkan kabar atau pembicaraan yang berkembang.
Para jurnalis yang melakukan investigasi lapangan juga menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan untuk menyudutkan pihak tertentu, melainkan menjalankan fungsi jurnalistik, yaitu melakukan konfirmasi, menggali fakta dan memberikan informasi kepada masyarakat secara berimbang.
Dengan adanya silaturahmi dan wawancara langsung bersama Ade Manset Yudanto, diharapkan berbagai perbincangan mengenai pelaksanaan program MBG di Jalan Tamin dapat menjadi lebih jelas dan tidak berkembang menjadi informasi yang menyesatkan.
Pihak jurnalis juga membuka ruang bagi pihak-pihak terkait apabila masih terdapat informasi lain yang perlu diklarifikasi, sehingga pemberitaan mengenai program MBG dapat disampaikan secara proporsional berdasarkan keterangan dan fakta di lapangan.
Tim red.